KONSELING ADALAH BEBAS NILA

IAnggapan bahwa konseling itu bebas nilai adalah tidak tepat. Karena, hubungan dari proses konseling adalah interaksi terapis. Dalam interksi tersebut, klien dibimbing dan diarahkan untuk menemukan cara atau jalan pemecahan masalahnya sendiri yang sedang dihadapi, lengkap dengan teknik dan strategi atau perencanaan. Oleh karenanya, dalam interaksi yang demikian itulah maka proses nilai tidak dapat dihindarkan. Sebab, dalam interaksi itu sendiri terdapat unsur nilai-nilai tertentu untuk membangkitkan sugesti klien. Atas dasar inilah konseling pasti sarat dengan nilai.

Kemudian, akan muncul sebuah pertanyaan: bagaimana jika nilai yang dianut oleh klien dan konselor berbeda??

Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita harus menilik kembali apa sebenarnya tujuan dari konseling itu. Tujuan konseling bukanlah semat-mata untuk mempengaruhi sikap, perilaku, dan keputusan bahkan juga  termasuk nilai dan keyakinan. Terlepas terpengaruh atau tidaknya klien terhadap nilai yang dianut konselor berada penuh pada otoritas klien itu sendiri. Kalaupun ia terpengaruh, hal itu tidak semata mata dilandasi atas kesadaran atas dirinya secara otonom dan bertanggung jawab. Demikian pula, jika klien tidak terpengaruh oleh nilai yang dianut oleh konselor, ia bisa mempertahankan nilai hidupnya secara otonom dan bertanggung jawab.

Advertisements

Peradaban

          Semakin maju sebuah peradaban, semakin tinggi tingkat resisensi ehidupannya. Semakin tinggi tingkat kecanggihan teknologi, semakin tinggi radiasi yang ditimbulkan. Semakin banyak sarana prasarana yang digunakan untuk mempermudah berbagai urusan kehidupan manusia, semakin tinggi pula kesenjangan yang ditimbulkannya.  Kemajuan zaman bertanggung  jawab atas berbagai persoalan yang diusungnya, barang siapa yang siap dengan segenap kemampuannya – secara mental, material, dan intelektual – maka seseorang akan menjadi kekuatan penggerak peradaban tersebut, sebaliknya barang siapa yang tidak siap dengan segenap kemampuannya, maka ia akan menjadi sampah peradaban.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!